Dashboard Performa Toko — Nubiko
Nubiko · Sales Intelligence

Dashboard Performa Toko

Sumber: Rekap Performa Toko · Periode Januari 2025 – Juni 2026

METRIK

Kategori Toko

Distributor

Channel

Status Toko

Toko Baru Terdaftar per Bulan berdasarkan Listing Pertama

Jumlah Toko per Wilayah

Rendah
Tinggi

Ranking Cabang

Klik sebuah cabang pada peta atau daftar ranking untuk melihat rincian toko.

Distribusi Kelas Toko 1A = frekuensi & nilai tertinggi · 5C = terendah · Kelas Baru = belum cukup riwayat

Matriks Cabang × Tingkat Kelas jumlah toko

Distribusi Rasio Order/Tahun

Insight Utama ringkasan naratif seluruh jaringan · Jan 2025 – Jun 2026 · tidak mengikuti filter di atas

1. Ringkasan Jaringan

  • Total 1.224 toko, Avg Rasio Order/Tahun 4,47x (median 3,27x) — repeat belum merata, tertarik naik oleh sebagian toko ber-rasio tinggi.
  • Offline dominan jumlah (1.090 / 89%) tapi rasio paling rendah (4,32x). Hybrid kualitas terbaik (6,93x, 34 toko); Online juga di atas Offline (5,19x, 100 toko).

2. Per Channel

  • Baby Shop tulang punggung jaringan: 621 toko, ~Rp8,85 M penjualan.
  • Supermarket (5,86x) & Minimarket (5,61x) kualitas repeat terbaik.
  • Apotek lemah (2,38x) meski toko terbanyak kedua (333); Toko Kosmetik juga rendah (3,78x).

3. Per Cabang / Wilayah

  • Rasio tertinggi: Samarinda (8,28x), Pontianak (7,45x), Manado (6,29x).
  • Rasio terendah: Sidoarjo (2,91x), Cirebon (2,99x), Bogor (3,47x).
  • Sidoarjo: penjualan terbesar (~Rp3,50 M) tapi rasio rendah — kuat nominal, lemah konsistensi order.

4. Per Distributor

  • Rasio tertinggi justru distributor kecil: ML (9,64x), TMS (8,28x), AJC (7,45x).
  • DMA toko terbanyak (843) tapi rasio biasa saja (4,06x) — ukuran besar ≠ repeat terbaik.

5. Per Tipe Toko

  • Hybrid 6,93x (34 toko) > Online 5,19x (100 toko) > Offline 4,32x (1.090 toko).
  • Offline dominan jumlah tapi kualitas repeat paling rendah dari ketiganya.

6. Per Kelas Performa

  • Mayoritas di kelas bawah: 5C (326), 4C (235), Kelas Baru (146) — lebih separuh jaringan.
  • Kelas atas 1A–1C rasio tinggi (10,7–11,2x) tapi populasi kecil (95 toko). Gap atas–bawah sangat lebar.

7. Matrix Kelas

  • Offline paling terkonsentrasi di kelas bawah (5C 313, 4C 221, Baru 143 toko).
  • Hybrid proporsinya lebih sehat ke kelas atas/menengah, walau jumlah total kecil.

8. Matrix Performa (Cabang × Tipe)

  • Banyak cabang masih sangat bergantung pada Offline.
  • Lampung: toko besar (144) tapi rasio rendah (3,52x). Samarinda & Pontianak sebaliknya — nominal kecil, konsistensi order paling kuat.

9. Ranking Toko Terbaik

  • Didominasi channel Baby Shop, wilayah Sidoarjo/Malang/Medan/Pontianak/Makassar, kelas 1A–1C.
  • Toko terbaik umumnya unggul di rasio order maupun nominal penjualan sekaligus.

10. Distribusi Rasio Order/Tahun

  • 53,2% toko (651) berada di bawah 4x order/tahun — kelompok low-repeat.
  • Hanya 10,8% (132 toko) di level 10x ke atas. Mayoritas jaringan masih low-repeat.